Clipper, Clamper, dan Multipliers Voltage

Unknown Saturday, October 20, 2012
Clipper, Clamper, dan Multipliers Voltage

Clipper
·                Digunakan untuk memotong ujung dari salah satu siklus sinyal sinus (ac).
·                Pemotongan sinyal dilakukan dengan menggunakan tegangan dc (supply dc).
·                Besarnya sinyal hasil pemotongan setara dengan besarnya tegangan dc.
Jenis Clipper
Clipper Positif
·                Clipper positif memotong sinyal sinus (ac) pada bagian siklus positif
·                Cara kerja: saat ½ siklus sinyal(positif), arus akan mengalir melalui R dan diode, tetapi akan terhambat oleh sumber tegangan (power supply dc) jika harga tegangan dc > tegangan sinyal ac. Akibatnya, arus akan berhenti mengalir dan seolah-olah rangkaian bersifat terbuka. Karena bersifat terbuka, maka harga tegangan pengukuran pada titik keluaran akan sama dengan tegangan dc. Arus akan kembali mengalir jika harga tegangan sinyal > tegangan dc. Karena arus mengalir, maka seolah-olah rangkaian bersifat tertutup (short), sehingga jika diukur dengan alat ukur tegangan, tidak akan terlihat.
Clipper Negatif
·                Diukur dengan alat ukur tegangan, tidak akan terlihat.
·                Clipper negatif memotong sinyal sinus (ac) pada bagian siklus negatif
·                Cara kerja: saat ½ siklus sinyal(negatif), arus akan mengalir melalui R dan diode, tetapi akan terhambat oleh sumber tegangan (power supply dc) jika harga tegangan dc > tegangan sinyal ac. Akibatnya, arus akan berhenti mengalir dan seolah-olah rangkaian bersifat terbuka. Karena bersifat terbuka, maka harga tegangan pengukuran pada titik keluaran akan sama dengan tegangan dc. Arus akan kembali mengalir jika harga tegangan sinyal > tegangan dc. Karena arus mengalir, maka seolah-olah rangkaian bersifat tertutup(short), sehingga jika diukur dengan alat ukur tegangan, tidak akan terlihat.

Clamper
·                Digunakan untuk mengangkat/ menurunkan siklus sinyal sinus (ac).
·                Pengangkatan sinyal dilakukan dengan menggunakan Capasitor bernilai besar.
·                Besarnya tegangan pengangkatan setara dengan besarnya  tegangan puncak sinyal (kurang sedikit).
Jenis Clamper
Clamper Positif
·                Clamper positif mengangkat sinyal sinus (ac) kearah sumbu y (amplitudo) positif.
·                Cara kerja: saat ½ siklus sinyal (positif) sinyal akan melewati kapasitor (denganXC=1/2ΠfC) sehingga kondisi diode akan terbias reverse dan arus lebih memilih melalui R, sehingga muncul tegangan drop di R. Saat ½ siklus sinyal (negatif), sinyal akan lebih memilih melewati diode dikarenakan RD < R, sehingga akan mengisi kapasitor sebesar tegangan puncak sinyal. Saat½ siklus sinyal (positif) berikutnya, sinyal keluaran di R akan naik sebesar V (drop di R) + V(kapasitor) akibat kapasitor masih menyimpan muatan pada ½ siklus sinyal (negatif).
Clamper Negatif
·                Clamper negatif menurunkan sinyal sinus (ac) kearah sumbu y (amplitudo) negatif.
·                Cara kerja: saat ½ siklus sinyal (positif) sinyal akan melewati kapasitor (denganXC=1/2ΠfC) sehingga kondisi diode akan terbias forward dan arus lebih memilih melalui diode dikarenakan RD< R, sehingga akan terjadi pengisian muatan kapasitor. Saat ½ siklus sinyal (negatif), diode akan terbias reverse, sehingga sinyal akan lebih memilih melewati R, sehingga akan muncul tegangan drop di R sebesar tegangan puncak sinyal + sisa tegangan dikapasitor yang masih tersimpan akibat ½ siklus sinyal (positif) sebelumnya (-V (½ siklus sinyal negatif) – V (kapasitor)).

Multipliers Voltage
Sebuah pengganda tegangan adalah sebuah sirkuit elektronik yang mengubah daya listrik AC bertegangan rendah menjadi tegangan DC yang lebih tinggi dengan menggunakan kondensator dan dioda yang dirangkai menjadi jaringan tertentu Pengganda tegangan dapat digunakan sebagai panjar tegangan dari beberapa milivolt hingga jutaan volt seperti untuk kepentingan penelitian fisika energi tinggi dan pengetesan keamanan terhadap petir. Pengganda tegangan yang paling umum adalah pengganda deret separuh gelombang, atau dikenal dengan aliran Villard (sebenarnya ditemukan oleh Heinrich Greinacher).
Pengganda tegangan atau multiplier seperti diketahui fungsi transformator untuk menaikan atau menurunkan tegangan. Jika tegangan dinaikan, maka arusnya akan menurun, sebaliknya jika tegangan diturunkan maka arus akan naik. Pengganda tegangan adalah dua atau lebih penyearah tegangan puncak (peak rectifier) yang menghasilkan tegangan sesuai dengan perkalian tegangan input puncak (2Vp, 3Vp, 4Vp) dan seterusnya, penganda tegangan dipergunakan hanya pada beban konstan dan mempunyai impedansi tinggi atau tegangan inputnya stabil.
Pengganda tegangan terdiri dari :
·                Voltage doubler untuk menaikan tegangan input sebesar 2x.
·                Voltage tripler untuk menaikan tegangan input sebesar 3x.
·                Quadrupler untuk menaikan tegangan input sebesar 4x.
Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment